Lampu Merah

Seorang pemuda pengendara sepeda motor, sedang melaju dengan kecepatan 180 km/jam melintasi jalan raya di tengah kota.

Ketika ia melihat di depannya ada sebuah perempatan dan lampu pengatur LaLin-nya menunjukkan warna kuning, ia pun menambah gasnya, hingga pada waktu lampu merah menyala, ia terus melaju tanpa berhenti. Akibatnya, petugas polisi LaLin, mengejar sang pemuda itu karena telah menerjang Lampu merah.

Tidak berapa lama kemudian, tertangkaplah sang pemuda itu oleh polisi yang mengejarnya.

“Selamat siang, mas!” tanya polisi tersebut.

“Selamat siang, Pak!” jawab si pemuda.

“Mengapa anda tidak berhenti ketika lampu merah tadi menyala? Anda tidak tahu, apa artinya merah?” tanya sang polisi.

“Berani, Pak!” jawab si pemuda.

Satu Tanggapan ke “Lampu Merah”

  1. hehe..pemuda yang bodoh (malang).
    mirip kaya yang gw pernah denger (joke) tentang suku anak dalam (Jambi).
    Suatu hari ada 3orang pemuda suku anak dalam bncengan naek motor, trus polisi yang melihat hal ini spontan menyetop pengendera motor tsb.
    Polisi : “berenti2″
    anak dalam 1: “ada apa pak?
    anak dalam 2: “maap pak sudah tidak cukup lagi”
    mereka langung nyelonong pergi *brruumm…*
    Polisi bengong, disangka mau nebeng mereka.
    Goblok.

Tinggalkan Balasan