Arsip untuk Desember, 2007

cinta menurut pandangan ahli

Posted in Uncategorized on Desember 17, 2007 by muhammadnoorarifin

AHLI MATEMATIKA
Cinta adalah suatu situasi dimana 1+1 bisa sama dengan 3, 4, 5 dan seterusnya…

AHLI FISIKA
Cinta adalah gaya tarik menarik antara dua manusia berlainan jenis (cowok & cewek) yang besarnya berbanding lurus dengan berat badan masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak rumah keduanya.

AHLI KIMIA
Cinta terbentuk dari beberapa unsur yaitu P (Pandangan), Se (Senyuman), Li (Lirikan), Be (Belaian), Ra (Rayuan & Rabaan), Cu (ciuman), K (Kecupan) yang kalau direaksikan dalam ruangan yang remang-remang bisa menimbulkan ledakan dahsyat.

AHLI KEPENDUDUKAN
Cinta adalah penyebab ledakan penduduk (yang lebih dahsyat dibandingkan ledakan nuklir).

AHLI OLAHRAGA
Cinta harus didahului dengan warming up, supaya tidak terkilir.

AHLI MAKANAN
Cinta adalah suatu situasi yang bisa membuat tahi kucing serasa coklat.

anak siapa…??

Posted in Uncategorized on Desember 17, 2007 by muhammadnoorarifin

Pada suatu hari Tutut (anaknya Soeharto), lewat di jalan tol di Jakarta.

Penjaga Tol: “3000 rupiah.”

Bu Tutut yang emang ngak punya uang seribuan mengeluarkan uang 50 ribu rupiah langsung saja menyodorkan tuch uang.

Penjaga Tol: “Ini Bu, kembaliannya.”

Bu Tutut: “Sudah… simpan saja buat keluarga anda.”

Penjaga tol merasa senang karena menerima 47 ribu rupiah dan langsung berterima kasih kepada Tutut.

Setelah beberapa jam Tommy dateng melewati jalan tol tersebut. Karena mereka tuch anaknya Soeharto, ngak punya uang receh, Tommy mengeluarkan uang 20 ribuan.

Penjaga Tol: “Ini Pak, kembaliannya 17 ribu.”

Tommy: “Sudahlah, simpan aja buat sekolah anak anda.”

Penjaga langsung memasukkan kembalian itu ke kantongnya dan berterima kasih banyak ke Tommy.

Setelah beberapa jam Soeharto dengan mobilnya lewat jalan tol.

Soeharto mengeluarkan uang 5000 rupiah dan disodorkan ke penjaga tol. Soeharto menunggu uang kembaliannya itu dan setelah menunggu 5 menit, ditanyanya kepada penjaga tol:

Soeharto: “Lho, mana uang kembalian saya?”

Penjaga Tol: “Ah Bapak, masa uang 2000 rupiah aja dibalikin. Tadi bu Tutut dan pak Tommy lewat kembaliannya 47 ribu dan 17 ribu aja diberikan ke saya, masa Bapak yang 2000 aja minta kembalian??”

Soeharto: “Tunggu dulu mas!! Anda tau sapa Tutut dan Tommy??”

Penjaga Tol dengan cekatan menjawab: “Yach tahu Pak! Pertanyaan gampang tho, jelas Tutut dan Tommy tuh Anaknya Presiden.”

Soeharto: “Pinter kamu, tahu mereka anak Presiden. Nah sedangkan saya kan cuma Anak Petani!! Sekarang, mana kembalian saya??”

Penjaga Tol: !*#@^$%#@$$

Jelang Mid test yang begitu Menegangkan..

Posted in Uncategorized on Desember 5, 2007 by muhammadnoorarifin

Setelah pengumuman dari dosen seminggu yang lalu. Mid yang slama ini kami takuti akhirnya datang juga. dan dari jauh2 hari, kami pun mulai mencari2 bahan buat mid. sebagian sich cuma motocopy aja, karena kmi males nyatet tulisan dosen yang ga jelas banget susunannya..dan malam ini, kami sebagian anak ilkom melakukan party belajar bersama di rumah laila, secara besok dah mid. jam 8 tepat aku berangkat dari rumah, dan kali ini aku ajak hafiz untuk belajar di rumah laila. kami pun janjian ketemu di sebuah rumah makan, karena kmi dah sama2 laper bangt. setelah pesan makanan, kmi pun makan di tempat yang paling pojok. tempat yang banyak di pakai cewe kalo mau makan, sekalian sambil cuci mata. setelah makanan habis dan perut kenyang, kami langsung tancap ke rumah laila. sesampainya di sana, ternyata sudah banyak murid2 laila yang ingin berguru padanya. acara belajar pun dimulai, semua memerhatikan dengan serius dan sungguh2. kecuali fuja yang dari tadi kelihatan gelisah banget. keliatan nya dia lg terserang Virus Aids pilek dan demam yang berat. makanya ga konsen belajar..setelah skitar satu jam aku menimba ilmu laila, kepalaku mulai terasa pusing dan berdenyut2. mungkin memori nya dah fuel bngt. aku pun mundur dan kemudian ikut menemani fuja yang sudah dari tadi nyerah duluan. ku keluarkan sebungkus rokok filter 12 yang baru ku beli sebelum berangkat ke banjarbaru tadi. kunyalakan dan kuhisap dalam2, sekedar ingin melepas penat karena rumus2 yang begitu banyak memenuhi kepalaku. kutawarkan juga rokok kepada fuja, akan tetapi dia menolak karena lg pilek dan ga enak buat nge rokok. Teman2 yang laen terus belajar, hanya aku dan fuja ngomongin sesuatu yang ga jelas dan ngalor ngidul.. tak lama kemudian, sayup2 ku mendengar suara terompet paman pentol yang biasa berjualan disekitar rumah laila. kami pun memanggil dan langsung menyantap pentol dengan lahapnya sambil menawarkan pentol kepada teman2 yang lagi belajar. ternyata mereka tergiur juga dan langsung ikut menyantap pentol. alhasil, acara belajar pun jadi berubah jadi acara makan2 yang di traktir oleh duit masing2. pas waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 malam. kami beranjak pergi dari rumah laila dan menuju kerumah masing2. kecuali aku yang pulang kerumah hafiz, karena mau nginap buat belajar bareng buat mid besok. sesampainya di rumah hafiz, aku kembali membuka – buka catatan ku buat besok..ku baca, kufahami, dan ku cerna sebisa mungkin. namun..tak secuil pun yang masuk kedalm otak ku. setelah lelah belajar sendiri, akupun mulai lelah dan kuputuskan buat beristirahat. “ah, kulanjutkan besok subuh saja”. ujarku dalam hati. kupandang dalam kamar, nampak hafiz sudah terlelap menuju ke alam mimpi. akupun segera menuju peraduan tempatku melepaskan penat. sempat ku intip di celah jendela kamar, kupandangi suasana diluar rumah. nampak sangat sepi sekali. waktu memang sudah menunjukkan pukul 00.20 malam. hanya suara jangkring yang bersahut-sahutan terdengar di tengah keheningan malam..ku rebahkan tubuhku yang sudah sangat lelah. anganku terus menerawang membayangkan mid hari esok.
apakah aku bisa menjawab soal mid walau hanya satu nomor??
apakah ada kesempatan untukku mencari bantuan disaat mid berlangsung??
dan masih banyak lg sejuta pertanyaan berkecamuk di kepalaku.. ku hanya bisa berharap besok subuh aku dapat ilham dan pencerahan dari Allah Swt untuk memahami bahan mid walau hanya sedikit saja..Ya Allah, bantulah hambamu yang sedang dalam kesusahan ini, dan jauhkan lah aku dari segala kesulitan yang akan kuhadapi besok pagi dan seterusnya..amin.. tak lama kemudian akupun terlelap, terbuai dalam mimpi..menuju sang fajar yang akan terbit esok hari..yang slalu memberikan sinarnya untuk umat manusia..Nite..